6 Tips Produktif dalam Bekerja, Lebih Cepat Selesai

Nggak jarang dalam bekerja kita terdistraksi oleh sekitar, entah ponsel atau rekan kerja. Untuk mengatasi hal ini yuk cari tahu tips produktif dalam bekerja berikut ini.

Saat bekerja baik di kantor maupun di rumah tidak jarang kita terdistraksi oleh sekitar. Mulai dari ponsel, ajakan teman untuk ngobrol, atau hal-hal lain. Padahal perilaku tidak produktif dalam bekerja seperti ini bisa membuat pekerjaan lebih lama selesai, lo.

Semakin lama kamu menyelesaikan pekerjaan maka kinerjamu akan semakin turun. Tentu tidak mau dong dicap kurang profesional dalam bekerja? Nah, untuk mengatasinya Bestpackers bisa melakukan beberapa tips berikut ini.

Membuat Skala Prioritas

Agar produktif dalam bekerja Bestpackers perlu membuat skala prioritas dengan mengurutkan pekerjaan memiliki tenggat waktu mendekat. Tanpa skala prioritas biasanya seseorang akan bingung harus menyelesaikan pekerjaan yang mana dulu. 

Setelah mengetahui skala prioritasmu, selanjutnya buatlah to-do-list per hari agar pekerjaanmu lebih teratur dan terencana. 

Membuat Deadline

Deadline punya pengaruh penting saat penyelesaian pekerjaan. Kebanyakan perusahaan menetapkan deadline atau tenggat waktu untuk melatih kedisiplinan para karyawannya. Untuk diri kita sendiri, juga perlu menerapkan deadline agar pekerjaan selesai tepat waktu.

Dengan membuat deadline, sistem bekerja akan lebih fokus dan terhindar dari distraksi. Selain itu, waktu kerja juga tidak akan menjadi “jam karet” jika deadline diterapkan. Kebiasaan tepat waktu ini akan melatih kedisiplinan.

Nggak hanya itu, Bestpackers juga akan akan lebih produktif dalam bekerja karena memiliki patokan waktu yang jelas. Diri kita akan terdorong untuk disiplin dan menghargai waktu. Tidak ada salahnya untuk dicoba, Bestpackers.

Istirahat

Bekerja harus diimbangi dengan beristirahat ya, Bestpackers. Pekerjaan yang menumpuk bisa saja membuat seseorang stres dan jenuh. Itulah pentingnya mengambil jeda ketika bekerja. Karena, produktif dalam bekerja bukan berarti bekerja terus menerus dan melupakan waktu istirahat.

Waktu jeda dalam bekerja bisa Bestpackers gunakan untuk sesuatu yang disukai agar dapat mengembalikan semangat bekerja. Seperti bermain game, mengobrol dengan rekan kerja, atau melihat pemandangan luar. Hal tersebut dapat mengurangi resiko kejenuhan saat bekerja.

Baca Juga: Hostel Jadi Alternatif Terbaik Kos Jakarta, Berani Coba?

Hindari Distraksi

Tips produktif dalam bekerja berikutnya yakni meminimalisir distraksi. Distraksi dalam pekerjaan contohnya yakni seperti mengobrol dengan rekan kerja, bermain game, scroll media sosial hingga lupa waktu. Selain pekerjaan yang tidak bisa terselesaikan dengan baik, distraksi juga mengganggu fokus bekerja.

Pekerjaan akan lebih produktif jika kita bisa menghindari distraksi saat bekerja. Aktivitas lain bisa Bestpackers lakukan saat istirahat atau jeda pekerjaan. Namun pastikan agar tidak lupa waktu agar pekerjaanmu tidak terbengkalai.

Nah, salah satu cara untuk menghindari distraksi adalah dengan mematikan gadget atau mengaktifkan mode senyap. Ini akan membantu fokus terhadap pekerjaan dan pastinya lebih produktif. 

Maksimalkan Waktu Pagi Hari

Pagi hari adalah waktu yang fresh untuk melakukan sesuatu. Membiasakan bangun pagi adalah sesuatu yang baik. Namun, yang perlu diingat gunakanlah waktu pagi semaksimal mungkin.

Jika pagi hari hanya digunakan untuk bermalas-malasan dan scrolling media sosial umumnya produktif dalam bekerja tidak akan didapatkan. Akan lebih baik menentukan pekerjaan apa yang bisa dilakukan pagi hari. Misalnya saja Bestpackers membalas email dan olahraga.

Selagi waktu pagi hari masih memiliki energi yang bagus. Usahakan menggunakannya untuk sesuatu yang bermanfaat. Sehingga, saat sore hari pekerjaanmu sudah berkurang dan bisa beristirahat tepat waktu. 

Baca Juga: PPKM Diperpanjang, Ini 5 Inspirasi Kegiatan Seru di Rumah yang Bikin Betah

Hindari Multitasking

Banyak orang mengira bahwa multitasking adalah kebiasaan yang baik dalam bekerja. Padahal itu salah ya, Bestpackers. Multitasking justru akan membuat kita tidak fokus pada semua pekerjaan, hal ini menyebabkan hasil yang didapat tidak akan maksimal.

Menurut penelitian yang Stanford University, multitasking justru tidak akan membuat kita produktif dalam bekerja. Justru produktifitas akan tercipta apabila satu pekerjaan dilakukan satu waktu, dan kemudian baru beralih ke pekerjaan berikutnya. 

Multitasking sendiri juga bisa membuat otak dan tubuh mudah lelah. Karena, otak dipaksa untuk memikirkan sesuatu yang banyak secara bersamaan. Ini akan membuat otot-otot dan saraf menjadi tegang. Sehingga, otak dan  tubuh akan mudah merasakan lelah.

Nah, beberapa tips di atas bisa membantumu bekerja lebih produktif. Untuk mendapatkan informasi menarik lainnya jangan lupa untuk terus ikuti web dan media sosial BestHostels Indonesia, ya.

Get Updates & More

Subscribes our newsletter to get more special promotion & best offer