Syarat Liburan di Bali saat PPKM Berlangsung, Bestpackers Wajib Tahu!

Bali merupakan salah satu tempat di Indonesia yang memiliki daya tarik wisata tertinggi  maka, tak ayal apabila liburan di Bali menjadi salah satu pilihan yang menarik untuk setiap orang.

Keindahan Pulau Dewata ini menjadi magnet tersendiri bagi turis lokal maupun mancanegara yang ingin holiday atau liburan di Bali. Hal ini merupakan salah satu alasan kenapa Bali banyak dikunjungi oleh wisatawan meskipun di masa pandemi sekalipun. Seakan setiap sudut Bali menyuguhkan keindahan sendiri bagi mata yang melihatnya.

Bali dengan segala kecantikan alam dan budayanya mampu memikat seseorang yang datang ke sana, tak heran apabila di masa PPKM sekalipun banyak orang menghabiskan waktu holidaynya di Bali. Bali menjadi salah satu kota yang menerapkan PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) di masa pandemi seperti saat ini.

Liburan yang menyenangkan harus menciptakan keamanan dan kenyamanan, terlebih di masa pandemi seperti sekarang ini. Menjaga raga tetap sehat dan jiwa yang nyaman menjadi suatu keharusan holiday atau liburan di masa pademi.

Nah, jika bestpackers hendak liburan di Bali yuk catat beberapa hal dibawah ini agar liburan tetap nyaman dan aman.  Raga sehat dan jiwa bisa rehat pastinya.

Menujukkan kartu vaksinasi Covid-19

Vaksinasi menjadi program pemerintah Indonesia dalam mencapai herd imunity atau kekebalan komunal. Program vaksinasi dilaksanakan mulai pertengan Januari 2021 dimana Presiden Joko Widodo menjadi orang pertama yang dsuntikkan ivaksin, hal tersebut bertujuan untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat terkait program vaksinasi.

Saat ini vaksinasi sendiri sudah dilaksanakan di berbagai daerah di Indonesia dan bisa didapatakan oleh semua elemen masyarakat dengan gratis. Vaksinasi memiliki banyak manfaat dalam mencegah penularan virus Corona, mengingat petingnya vaksin maka diharapkan setiap orang bisa mengaksesnya. Bagi bestpacker yang belum vaksin, yukk segera vaksinasi

Kemanapun bestpackers berencana berlibur pastikan sudah vaksin ya agar holiday lebih nyaman dan aman. Liburan di Bali pada masa PPKM ini juga harus menunjukkan kartu telah divaksinansi loh bestpackers.

Ets tak usah galau dan risau ya, bagi bestpackers yang berencana menghabiskan waktu holiday di Bali kalian bisa membawa kartu vaksinasi Covid-19 sebagai salah satu syarat liburan di Bali.

Menunjukkan Bukti Negatif Covid-19 dari Lab yang resmi terdaftar di Kemenkes

Tak tenang rasanya apabila saat holiday kita mengabaikan kesehatan di masa-masa seperti saat ini, nah syarat selajutnya yang harus bestpackers persiapkan saat mengujungi Bali yaitu bukti negatif Covid-19.

Bagi bestpackers yang hendak melakukan screening covid-19 pastikan lab yang dikunjungi telah terdaftar di Kementerian kesehatan ya. Nah adapun ketentuannya yakni swab PCR dengan kurun waktu 2×24 jam sebelum bestpackers tiba di Pulau Dewata.

Mengisi Informasi di Kartu Kewaspadaan Kesehatan

Liburan di Bali mungkin menjadi impian banyak orang, namun protokol kesehatan mejadi hal yang sangat diutamakan dalam berbagai perjalanan holiday bestpackers mengingat saat ini kita sedang berada dalam pandemi.

Nah, setelah melengkapi kartu vaksin dan tes swab PCR bestpackers harus mengisi kartu kewaspadaan kesehatan secara online melalui aplikasi e-Hac (electronic Healt Alert Card) Indonesia yang diluncurkan oleh Ditjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Kementerian Kesehatan.

Jika tak ingin mendowload aplikasi karena memory handphone yang terbatas, bestpackers bisa mengisinya secara online di website resmi Kemenkes berikut ini inahac.kemkes.go.id. yang perlu diisikan dalam kartu kesehatan ini kesehatan ini yaitu data pribadi meliputi nama, usia, negara, jenis kelamin, dan lain-lain. Jangan lupaa dicermati yaa bestpackers agar liburanmu selalu safety.

Baca Juga: 5 Ide Kegiatan Seru Selama Work From Bali

Menunjukkan surat tugas resmi bagi ASN

Bagi ASN yang ingin rehat sejenak dari segudang tugas yang membelenggu, holiday di Bali bisa menjadi sesuatu yang menyenangkan untuk dilakukan. Agaknya merefresh otak menjadi salah satu hal yang perlu dilakukan bagi pengumpul pundi-pundi uang.

Bali menyuguhkan pesona yang memukau setiap sudutnya, pastinya bikin semua terpikat dan jatuh cinta dengan Pulau Dewata ini. Jika bestpackers hendak berkunjung ke Bali pastikan memenuhi persyaratan selama PPKM berlangsung yaa.

Bagi ASN yang ingin ke Bali jangan lupa untuk membawa surat tugas resmi yang dikeluarkan oleh istansi pekerjaan terkait. Nah, kalau sudah sampai di Bali juga harus melakukan screening Covid-19.

Baca Juga: Strategi Hostel di Indonesia Saat Pandemi

Syarat turis mancanegara yang akan liburan di Bali

Bali dapat diibaratkan surganya pecinta eksotisnya alam yang dipadukan indahnya kebudayaan. Bali telah lama menjadi space holiday yang menyenangkan bagi turis domestik maupun macanegara.

Siapa yang mendengar Bali, pasti keindahan terlintas dalam pemikirannya. Bagi yang telah mengujungi Bali pasti susah move on dibuatnya. Ibaratnya Bali punya rasa sendiri bagi penikmatnya.

Bestpackers yang ingin menepi dari padatnya pekerjaan atau urusan percintaan bisa menjadikan Bali sebagai pelampiasannya. Nah, karena saat ini sedang berlangsung PPKM maka bagi turis mancanegara yang ingin menikmati Bali harus melengkapi persyaratannya ya.

Pada dasarnya sama persyaratan yang harus dibawa sama seperti yang telah disebutkan di atas. Bedanya bagi bestpackers yang bukan WNI harus melakukan karantina mandiri selama 8×24 jam dengan biaya ditanggung sendiri. Setelah itu pada hari ke-7 harus melakukan tes swab PCR di lab yang resmi direkomendasikan oleh Kemenkes.

Nah, bukankan persyaratannya mudah untuk dilakukan bestpackers?yuk tetap protokol kesehatan dimanapun kalian berlibur ya.

Menambah liburan semakin menyenangkan bestpackers  bisa menginap di BestHostel Indonesia. Yuk dapatkan penawaran menarik dan buat liburanmu lebih berwarna.Happy Holliday.

Get Updates & More

Subscribes our newsletter to get more special promotion & best offer