7 Festival Budaya di Indonesia yang Unik Untuk Dihadiri

Bhineka Tunggal Ika memang menjadi semboyan yang pas disematkan untuk mengakomodir keragaman budaya Indonesia. Selain tari dan makanan tradisional, ada juga festival budaya yang tidak kalah beragam, lo. Apa saja festival budaya di Indonesia yang unik untuk diikuti?

Sudah bukan rahasia lagi kalau Indonesia memiliki wilayah yang sangat luas. Tentunya, setiap daerah memiliki festival budaya yang berbeda dan masing-masing sangat unik. Keunikan setiap festival ini menjadi representasi nilai-nilai kehidupan yang dianut oleh masyarakatnya.

Di antara banyaknya festival budaya di Indonesia, inilah tujuh di antaranya. Macam-macam festival sangat ikonik dan kerap menyedot perhatian publik, lo.

Festival Lembah Baliem, Raja Ampat

Tak hanya menyuguhkan lanskap keindahan alamnya, Raja Ampat juga sangat tersohor akan kekayaan budayanya. Jika ingin menyaksikan kemegahan budaya Raja Ampat, Bestpackers dapat mengunjungi Festival Lembah Baliem. 

Festival ini menggambarkan momen-momen perang antar suku Dani, Lani dan Yali. Tentu saja, perang yang dilakukan selama acara hanya sekadar reka adegan, ya. Yang paling unik selama acara kita akan disuguhi beragam tarian dan musik khas Papua yang melegenda itu.

Tarian dan musik daerah menjadi nadi utama sebelum acara ‘peperangan’ dimulai. Festival ini digelar selama 3 hari pada bulan Agustus. Untuk tepatnya tanggal berapa, Bestpackers dapat mengunjungi laman resmi Festival Lembah Baliem.

Festival Erau Kertanegara, Tenggarong

Kemegahan Kerajaan Kutai, Kalimantan Timur dapat disaksikan melalui Festival Erau Kertanegara. Festival budaya ini digelar pada pertengahan bulan Juni hingga Juli setiap 2 tahun sekali di kota Tenggarong. 

Tujuan dari festival ini tak lain adalah untuk melestarikan warisan kebudayaan kesultanan Kutai Kartanegara. Festival ini dimulai dengan menampilkan upacara adat Dayak yang biasanya disebut nyangahatan untuk menandai musim tanam dan panen. 

Dalam acara ini dipertunjukan tarian khas daerah Kalimantan Timur dan adu permainan gasing. Selanjutnya, rangkaian kegiatan ditutup dengan upacara Belimbur di mana masyarakat setempat akan berkumpul di tepi sungai Mahakam untuk mensucikan diri.

Pekan Batik Nusantara, Pekalongan

Pekalongan terkenal dengan produk batik baik cap maupun tulisnya. Tak heran jika di kota ini terdapat Pekan Batik Nusantara yang digelar untuk melestarikan warisan batik Nusantara. Festival budaya ini biasanya digelar pada bulan Oktober setiap tahunnya. 

Rangkaian kegiatan biasanya diisi dengan fashion show, talkshow, workshop hingga pameran berbagai motif dan busana batik khas Pekalongan. Selain itu, juga terdapat karnaval batik yang dihelat secara meriah sebagai rangkaian acara ini. 

Festival Sekaten, Yogyakarta

Yogyakarta akrab sekali dengan sebutan kota budaya. Masih ada beragam budaya nenek moyang yang dilestarikan di kota ini. Salah satunya adalah festival budaya Sekaten. Festival ini berisi arak-arakan tujuh gunungan hasil bumi yang diiringi dengan alunan musik gejog lesung.

Festival Sekaten diakhiri dengan ritual Grebeg Maulud yang memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW. Tujuh gunungan yang diarak menjadi tanda syukur atas keberkahan melimpahnya hasil bumi. 

Nah, setelah tradisi selesai orang-orang akan berebut makanan yang dijadikan gunungan dalam festival. Karena dipercaya membawa keberkahan bagi yang memakannya.

Festival Ogoh-Ogoh, Bali

Menjadi salah satu pusat wisata Indonesia, Bali juga punya festival budaya yang cukup terkenal, lo. Namanya adalah festival ogoh-ogoh. Selama festival ini ogoh-ogoh akan diarak sepanjang jalan di Bali. Buat yang belum tahu, ogoh-ogoh ini adalah karya seni patung yang dibuat untuk mewakili buta kala. 

Biasanya ogoh-ogoh dibuat dengan tinggi hampir 2 meter dengan perawakan yang besar. Festival ogoh-ogoh sendiri digelar sebelum hari raya Nyepi. Festival ini dimulai dengan mengarak ogoh-ogoh menyusuri jalanan dan kemudian diakhiri dengan pembakaran ogoh-ogoh. 

Prosesi pembakaran ini menandakan kemenangan kebaikan dari kejahatan (adharma). Untuk melihat festival ini, Bestpackers dapat mengunjungi Bali pada bulan Maret di setiap tahunnya. Namun jika ingin menonton ogoh-ogoh tanpa terbatas hari, Bestpackers bisa mengunjungi The Ogoh-ogoh Museum.

Festival Danau Toba, Sumatera Utara

Festival budaya berikutnya yang wajib Bestpackers kunjungi yakni festival Danau Toba. Festival ini diselenggarakan untuk mensyukuri keberadaan danau Toba yang menjadi sumber penghidupan bagi masyarakat Sumatera Utara. 

Sebelumnya, acara ini dinamakan dengan Pesta Danau Toba, hingga pada tahun 2011 beralih nama menjadi Festival Danau Toba. Festival ini sangat lekat dengan tradisi masyarakat suku Batak sehingga berbagai tarian dan pertunjukan seni khas Batak dipertontonkan dalam festival budaya ini.

Tidak hanya itu, festival ini juga menjadi ajang untuk pameran kain-kain khas Sumatera Utara. Jangan lupa membelinya untuk dijadikan buah tangan, ya.

Baca Juga: 7 Wisata Budaya Bali yang Pantang Untuk Dilewatkan

Dieng Culture Festival, Dataran Tinggi Dieng

Dataran tinggi Dieng tidak hanya terkenal akan keindahan alamnya saja. Kekayaan budayanya juga patut untuk dijelajahi. Tradisi yang digelar setiap tahun di dataran tinggi Dieng yakni ruwatan. Ruwatan merupakan festival budaya berupa pemotongan rambut gimbal anak-anak yang bertujuan untuk memberikan keturunan dengan rambut yang normal.

Festival budaya ini juga diwarnai dengan pertunjukan tarian adat hingga pertunjukan wayang kulit. Menariknya, di akhir festival ini terdapat pelepasan lampion. Langit yang indah berhiaskan lampion saat festival budaya jadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang berkunjung.

Nah, itulah berbagai festival budaya di Indonesia yang unik dan ikonik. Untuk bisa menghadiri festival-festival ini pastikan kalau Bestpackers mencatat tanggalnya dengan baik, ya.

Baca Juga: 7 Tradisi Unik Isra Miraj di Indonesia, Unik dan Penuh Makna

Get Updates & More

Subscribes our newsletter to get more special promotion & best offer